Teknologi

Perbedaan Dari Oli Sintetik dan Oli Mineral

Bila kita perhatikan di setiap kendaraan yang dimiliki memang menjadikan sebuah faktor penting di dalam melakukan system pelumasan pada setiap kendaraan, karena dengan kita menggunakan oli pada setiap kendaraan maka akan menjaga dari kelangsungan serta adanya sebuah daya tahan mesin dari kendaraan tersebut. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih oli yang tepat yaitu oli top one sebagai referensi dari oli yang di maksud.

Namun di dalam setiap oli memang memiliki perbedaan dari oli sintetik dan oli mineral, nah dalam kesempatan kali ini memang kita harus mengetahui dari perbedaan kedua jenis oli tersebut. Supaya kita mengetahui kinerjanya masing masing.

  1. Oli sintetik
    Dalam menggunakan oli sintetik dimana oli sintetik digunakan pertama kali pada abad ke 20 oleh Dr. Hermann zorn dari IG farben, jerman dan Dr. WA Zisman dari naval research laboratory amerika serikat. Pada dasarnya jenis oli ini merupakan pelumas astifisial yang di proses menggunakan formula baru. Oli sintetik biasanya terdiri dari Polyalphaolifins senyawa yang hasil pemilihan terbersih dari oli mineral, yaitu gas. Senyawa inilah yang nantinya dicampur dengan oli mineral.
  2. Oli mineral
    Oli mineral memang berbeda dengan oli sintetik pada dasarnya memang merupakan produk atau varian yang berasal dari minyak bumi. Oli mineral merupakan hasil dari turunan dari proses penyulingan fraksional minyak bumi. Oli jenis ini terdiri dari unsur alam seperti alkaline dan cyclic paraffin. Sebelum ditemukan pengembangan oli sintetik. Oli mineral pernah mendominasi pasar pelumas mesin.

Itulah perbedaan dari oli sintetik dan juga oli mineral,yang pastinya dari jenis oli tersebut memiliki kelebihan dan kekuranganya tinggal kita mempertimbangkan akan menggunakan jenis model seperti apa yang baik untuk kendaraan anda

Related Articles

Close